Kamis, 01 Juli 2010

8 Tahun Banyuasin, Pemerataaan Pembangunan Menjadi PR


Palembang - Hari ini (1/7) Kabupaten Banyuasin merayakan ulang tahun ke - 8 atau sewindu. Sebagai kabupaten baru di Sumsel hasil pemekaran dari Musi Banyuasin, Banyuasin terbilang cukup pesat pembangunannya.

Selain, sebagai pusat produsen beras di Sumsel, Daerah ini juga memiliki potensi batubara cair, perkebunan, perikanan, hutan lindung dan lainnya. Produksi padi Banyuasin pada tahun 2009 telah mencapai 769.315 ton atau meningkat 9,20 persen dari sebelumnya.

Peningkatan juga terdapat pada Karet, saat ini telah mencapai 123. 635 ton. Hal yang sama juga pada sektor perikanan sebesar 50.738.83 ton. APBD Kabupaten Banyuasin juga terus meningkat yang saat ini telah mencapai 823 Milyar, padahal pada awal pemekaran hanya sekitar 200 M dari pusat dan 1 Milyar bantuan Pemprov Sumsel.

Sementara, berdasarkan catatan kependudukan (BPS) penduduk miskin Banyuasin juga terus menurun dari 137.557 jiwa pada tahun 2008 menjadi 129.125 atau turun 15,98 persen.

Yang menjadi PR saat ini yang harus dilakukan Banyuasin adalah memeratakan infrastruktur terutama jalan dan irigasi apalagi banyuasin didominasi oleh kawasan perairan dan transmigran.

Perkembangan kabupaten Banyuasin ini akan semakin cepat jika Pelabuhan TAA yang ada diwilayah ini terwujud. Selain akses transportasi kawasan ini juga menjadi kawasan bisnis dan Industri. (Info)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar