Rabu, 09 Oktober 2013

Tips Menjadi Penyiar Radio

Pandu Diskusi Live Bersama Kepala BPMD Sumsel Permana
PalembangLink – Radio adalah media yang paling simpel dan mudah untuk kita nikmati disela-sela rutinitas maupun aktivitas sehari-hari. Dari kalangan bawah hingga atas cenderung lebih akrab dengan media satu ini, selain mengandalkan kekuatan audionya, selingan musik-musik “easy listening” bisa menambah semangat aktifitas pendengarnya baik di kantor maupun rumah.

Selain musik yang menghibur, ternyata kekuatan besar dari media radio adalah “Penyiar”. Suasana renyah penuh canda tawa maupun suasana hangat bisa diciptakan oleh penyiar radio. Selain itu, penyiar radio akan membantu pendengarnya untuk mendapatkan informasi dan bagi pendengar yang sedang kangen dengan teman atau keluarga yang berada jauh dari jangkaunnya bisa mengirimkan salamnya kemudian akan dibacakan dengan penuh ekspresi oleh sang penyiar. Punya “skill” khusus untuk menjadi seorang penyiar radio memang harus dipenuhi. Namun hal ini tidak akan menjadi hal yang sulit kalau kita memang NIAT untuk menjadi “entertainer” sejati.

Yuk, intip tips biar Anda juga bisa mencicipi jadi seorang penyiar radio:
1. Wawasan
Anda harus mempunyai wawasan yang cukup luas dalam segala hal. Dan Anda harus melek dengan informasi terbaru di sekitar yang bisa Anda serap dan dijadikan bahan untuk siaran.
2. Percaya
Diri Yang satu ini wajib dipunyai juga. Kepercayaan diri saat menyampaikan informasi dan menghibur pendengar menjadi faktor besar untuk mempengaruhi emosi pendengar.
3. Teknik Vokal
Menguasai teknik vokal seperti pola titi nada, kerasnya suara, kadar suara dan tempo. Ingat ya, tidak hanya orang-orang bersuara bagus yang bisa jadi penyiar. Tapi orang dengan suara biasa pun bisa asalkan menguasai teknik vokal tersebut.
Kita bahas lebih lanjut yuk tentang teknik vokal, setelah Anda ketahui, nanti Anda bisa mencobanya.
1. Diafragma – Gunakan suara perut agar kualitas suara lebih bagus dan mencegah nafas yang terengah-engah ketika siaran.
2. Intonasi – Atur irama suara sesuai dengan pelafalan katanya. Hal ini agar siaran kita lebih ekspresif dan tidak monoton.
3. Speed Of Speak – Kecepatan dan kelambatan berbicara harus diperhatikan pula.
4. Artikulasi – Mulai berbicara dengan kejelasan atau artikulasi yang tepat. Hal ini akan berpengaruh pada clarity (kejelasan pengucapan kata-kata).
5. Power dan Ceria – Tanpa ada keduanya, siaran Anda akan terasa hambar. Sehingga usahakan setiap anda bicara keluarkan power Anda dan berusahalah untuk “smiling voice“, dengan begitu pendengar akan kita terbuai emosi positif Anda pula.
Sudah cukup jelas dengan tips diatas?

Kalau sudah, yuk kita coba untuk menerapkan point-point diatas melalui “script” siaran bagian “Opening Greeting“. Strip satu (/) untuk jeda koma, strip dua (//) untuk jeda titik.
Hai…./ Selamat Pagi kizz lovers?/ Gimana kabar Anda hari ini?// Kesuksesan adalah bagian akhir dari sebuah perjalanan perjuangan Anda/ nah..sudah siap untuk meraih sukses Anda hari ini?// Yukk..tularkan semangat positif Anda di “Semangat Pagi” dengan memberikan tips and trick seputar karier sampai jam 11// Yang pengen gabung segera mention @kizz atau send SMS di Radio kizz dan nanti Tita akan bacakan tips Anda// Buka semangat pagi ini dengan satu lagu dari Ello/ Ipank/ Berry & Lala dengan lagunya Buka Semangat Baru// Stay tune ya di Radio kizz bareng Tita//

Seru kan latihan siarannya? Kalau belum puas, bisa berlatih dengan mengulang kembali “script” tersebut sampai Anda merasa mantap untuk menjadi Penyiar Radio. Selamat Berlatih. (Rel)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar